18 Januari 2020 adalah kali terakhir FC Schalke 04 menang di Bundesliga. Saat itu, Schalke mengalahkan Borussia Moenchengladbach 2-0 di Veltins-Arena. Sejak itu, juara liga Jerman delapan kali telah memainkan 24 pertandingan tanpa kemenangan. Menurut situs Bola terpercaya dari total 24 poin yang didapat pada musim 2020/21, Die Koenigsblauen hanya mampu mengumpulkan 3 poin.

Krisis Schalke tak hanya muncul di lapangan. “Kami menghancurkan diri kami sendiri,” kata direktur olahraga Jochen Schneider pekan ini, sehari sebelum mengumumkan sesuatu yang bahkan lebih menyedihkan. Pertama, direktur teknis, Michael Reschke, dipecat setelah hanya bekerja selama 18 bulan. Reschke bukanlah sosok yang tidak berpengalaman. Selanjutnya, Schalke menangguhkan dua pemain dan mengakhiri kontrak pemain.

Nabil Bentaleb dan Amine Harit adalah dua nama pemain yang dicekal dari klub untuk waktu yang tidak ditentukan. Sedangkan pemain yang kontraknya diputus adalah Vedad Ibisevic. Padahal, Ibisevic baru bergabung dengan Royal Blue pada September lalu.

Ibisevic bertengkar dengan asisten pelatih Naldo selama sesi latihan. Namun pihak klub mengatakan pemutusan kontrak tersebut tidak terkait dengan insiden tersebut.

Mantan gelandang Tottenham Hotspurs Nabil Bentaleb, yang merayakan ulang tahunnya pada 24 November, diberi ucapan selamat melalui akun Twitter resmi klub, namun langsung didiskualifikasi setelah Schneider mengeluarkan pernyataan skorsing untuk pemain tersebut.

Amine Harit sendiri mendapat kritik lebih keras dari Schneider meski baru saja menandatangani kontrak baru pada 2019 saat manajer Manuel Baum memecatnya. Buktinya, dalam kekalahan 0-2 Schalke dari Wolfsburg di Spieltag 8, Harit ditarik keluar lapangan tanpa alasan yang jelas saat pertandingan baru memasuki menit ke-38.

Hudson-Odoi masih bisa menjadi aset Lampard sebagai pemain finis juga. Dengan jumlah pertandingan terbatas, 509 menit di semua kompetisi, Hudson-Odoi mencetak tiga gol. Dari sudut pandang manajer, penting untuk memiliki pemain cadangan yang andal, terutama dengan kesibukan musim ini akibat wabah.

Ia mampu mencetak dua gol dalam dua pertandingan sejak menit pertama Liga Champions. Keduanya merupakan kemenangan yang membanggakan bagi Chelsea. Artinya Hudson-Odoi bisa dipercaya ketika Lampard ingin pemain kuncinya beristirahat.

Satu-satunya gol Liga Premier Hudson-Odoi musim ini melawan West Brom. Chelsea kehilangan tiga gol di babak pertama. Untuk mengejar skor, Lampard menempatkan Hudson-Odoi menggantikan Mateo Kovacic. di penghujung babak pertama Hudson-Odoi berhasil mencetak gol kedua Chelsea dengan hasil imbang 3-3.

Apalagi, itu juga terus berkembang, seperti yang ditunjukkan Lampard. “Saya melihat dia terus meningkat. Saya tahu dia bermain bagus untuk Inggris U-21 pekan lalu, saya mengerti dia menginginkan menit lebih banyak, tapi saya memiliki persaingan di posisi itu. Jika dia tidak punya menit bermain dalam satu periode, itu tidak. Maksud saya, saya tidak menyukainya, ‚ÄĚkata Lampard seperti dikutip situs resmi Chelsea.

Untuk saat ini, Hudson-Odoi harus bersabar. Dia hampir pasti akan menjalani musim ini sebagai pemain terakhir. Namun, jika dia terus bermain bagus saat diberi kesempatan, dia bisa menoleh ke arah Lampard untuk memilih pemain kunci. Hudson-Odoi masih bisa bersaing di tengah sesaknya penyerang Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *