Beberapa pengembang properti akhir-akhir ini banyak yang memfokuskan untuk pembangunan proyek layaknya misalnya Apartemen TB Simatupang – Jakarta Selatan dan Serpong – Tangerang Selatan. Menurut pengamat properti, ke-2 tempat berikut punyai segmen pasar yang berbeda, namun sama-sama potensial untuk dikembangkan. Senior Director Office Services Colliers Bagus Adikusumo mengatakan, kawasan TB Simatupang dan Serpong punyai segmentasi pasar yang berbeda. “Enggak sanggup dibandingkan, karena TB Simatupang banyak gedung perkantoran. Sedangkan Serpong lebih banyak masterplan proyek residensial,” ujar Bagus saat kita hubungi, Selasa (13/2). Kendati begitu, baik TB Simatupang maupun Serpong merupakan kawasan yang potensial untuk mengembangkan proyek-proyek pertemuan.

Bagus menjelaskan jika, apartemen TB Simatupang saat ini dipenuhi oleh gedung-gedung perkantoran dan terhitung perusahaan multinasional agar itu menjadi market yang potensial bagi para pengembang yang membangun proyek apartemen TB Simatupang. “Sementara kantor di Alam Sutera kebanyakan adalah kantor – kantor cabang, menjadi hanya sedikit perusahaan yang berkantor di sana,” kata Bagus. Dari segi harga, menurut Bagus, harga properti di apartemen TB Simatupang lebih tinggi yaitu kurang lebih Rp 40 juta sampai Rp 47 juta per meter persegi atau dua kali lipat terkecuali kita dibandingkan bersama kawasan Serpong.

Bagus mengatakan, sebenarnya secara lazim tren ke depan kawasan apartemen TB Simatupang bakal jadi ramai dipenuhi oleh gedung-gedung perkantoran karena tempat Sudirman sudah benar-benar padat. Ada banyak sekali proyek apartemen yang bermunculan di kawasan Serpong karena harga tempat tinggal di tempat berikut sudah mahal. “Tetapi disaat infrastruktur publik sudah jalan, itu bakal berubah lagi,” kata Bagus. Selanjutnya tempat makan yang beralamatkan di GKM tower yang berada di lantai 23 ini terhitung sanggup dijadikan sebagai tidak benar satu tempat makan yang favorit yang ada di kurang lebih apartemen tb simatupang. Tempat kuliner yang mengusung jenis rooftop ini sanggup kita menikmati sembari menikmati indahnya kota Jakarta dari atas lantai 23. Selain menyajikan menu makanan khas Indonesia, restoran ini terhitung menghidangkan makanan khas Jerman layaknya spatzle broccoli dan tetap banyak menu yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *