Selama ini, bisa jadi cuci tangan adalah kegiatan yang kita sepelekan. Asalkan tangan telah terbasuh air, maka kita merasa tangan sudah cukup bersih dan siap digunakan untuk makan. Namun, cuci tangan yang salah ternyata akan dapat membuat kuman penyebab penyakit masuk lewat pori-pori kulit. Anak-anak terutama masuk dalam golongan yang sangat rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh kuman ini. Daya tahan tubuh anak-anak yang masih berkembang, kurangnya kesadaran terkait kebersihan serta lingkungan bermain anak akan memungkinkan aneka kuman menempel serta masuk ke dalam tubuhnya. Anak-anak juga umumnya memiliki rasa penasaran tinggi serta senang menyentuh, membawa ataupun memasukkan sesuatu yang bisa jadi telah terinfeksi ke dalam mulut. Agar dapt terhindra dari infeksi kuman, salah satu caranya adalah memperhatikan 7 langkah cuci tangan yang benar berikut ini.

Rutin mencuci tangan termasuk dalam salah satu cara pencegahan penyakit. Upaya ini memang tampaknya sepele, namun sangat efektif dalam menghindarkan anak-anak dari infeksi kuman yang dapat menyebabkan aneka penyakit. Penyakit yang dapat disebabkan infeksi kuman ini sendiri beragam, mulai dari pilek hingga penyakit yang cukup serius seperti hepatitis A serta meningitis. Cuci tangan yang benar ialah cuci tangan menggunakan sabun serta air yang mengalir. Langkah-langkahnya telah diajarkan oleh World Health Organization atau WHO. Walaupun sebenarnya ada 11 langkah, namun kita bisa mempersingkatnya menjadi 7 langkah saja. Berikut adalah 7 langkah cuci tangan yang perlu dipraktekkan sehari-hari. Pertama, basahi air terlebih dahulu menggunakan air mengalir. Kedua, gunakan sabun anti bakteri yang akan lebih efektif dalam menghilangkan kuman penyebab penyakit. Ketiga, gosok-gosok tangan hingga sabun anti bakteri mengeluarkan busa.

Keempat, ratakan sabun lalu gosok tangan selama setidaknya 20 detik. Ingat untuk menggosok semua permukaan, termasuk pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela antara jari-jari tangan serta di bawah kuku. Kelima, bilas tangan menggunakan air mengalir sehingga tidak ada lagi sabun yang tersisa. Keenam, keringkan tangan menggunakan handuk bersih. Ketujuh, matikan keran menggunakan siku ataupun handuk agar kuman yang mungkin menempel di keran tidak akan mencemari tangan yang telah bersih. Itulah 7 langkah cuci tangan yang benar menurut WHO. Rutin melakukan aneka langkah di atas akan membuat anak-anak dapat kembali bersih serta meminimalisir resiko dalam terinfeksi kuman penyebab penyakit. Agar anak-anak semakin bersemangat, ada baiknya aktivitas cuci tangan ini dilakukan bersama sebelum dan sesudah makan, setelah bermain di luar serta setelah menggunakan toilet. Kebiasaan yang ditanamkan sejak dini akan terbawa hingga anak itu tumbuh dewasa. Orang dewasa juga harus menerapkan ketujuh langkah mencuci tangan di atas agar terbebas dari kuman penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *